Uitemate, Teknik Mengapung ala Jepang Untuk Menekan Angka Korban Tenggelam

| 1.1 K

Pagi tadi, penulis sedang searching melihat perkembangan artikel TigaSiku, lewatlah sebuah caption dalam sebuah grup yang sedang dijelajahi. Salah satu


Pagi tadi, penulis sedang searching melihat perkembangan artikel TigaSiku, lewatlah sebuah caption dalam sebuah grup yang sedang dijelajahi. Salah satu caption dalam link itu mengandung kata Uitemate. Antara bingung dan ingin tahu, link tersebut akhirnya terpampang di komputer penulis.

Uitemate adalah sebuah kata dari bahasa Jepang yang bermakna “bertahan hidup dengan cara mengapung dan menunggu”. Secara konsep, uitemate ialah sebuah teknik bertahan hidup di dalam air. Setelah membaca artikel ini secara keseluruhan, ingatan penulis pun kembali pada sejumlah peristiwa yang memakan korban akibat tenggelam dihanyut air. Beberapa dari mereka, mirisnya, memang tidak memiliki kemampuan berenang hingga nyawa pun hilang, baik karena kehabisan udara maupun kelelahan.

Adalah Profesor Hidetoshi Saito, warga Jepang yang mencetuskan ide teknik ini. Ide ini lahir ketika ia mengamati daun yang mengapung di permukaan air. Teknik uitemate sendiri telah menjadi salah satu materi dalam pelajaran renang di sekolah-sekolah Jepang. Lalu, bagaimana sebenarnya teknik uitemate ini? Berikut tekniknya yang dapat dipraktikkan dikutip dari duniaberbicara.com:

Saat Anda jatuh ke kedalaman air, sikap spontan yang dilakukan adalah berusaha berenang walaupun tahu bahwa sebenarnya Anda tidak bisa berenang. Dengan refleks pula, tangan dilambai-lambaikan ke udara, padahal menurut Profesor Saito, tangan yang melambai ke atas sebenarnya malah bisa lebih menenggelamkan korban karena beban berat tubuh berada di bawah air. Teknik uitemate mengajarkan ketika kita jatuh, hal pertama yang perlu dilakukan adalah berusaha untuk tenang. Sebab panik hanya akan membuat kita semakin tenggelam.

Kemudian rentangkan tangan dan kaki. Usahakan setenang mungkin untuk tidur telentang di air sambil merentangkan tangan dan kaki. Kurangi gerakan-gerakan yang bisa membahayakan diri Anda.

Usahakan pandangan tetap ke atas/langit untuk melancarkan sistem pernapasan. Jika Anda menemukan botol kosong, dekap botol tersebut di depan dada. Hal ini agar memberikan proses mengapung semakin mudah. Terus lakukan teknik sampai bantuan datang.

Saat ini, teknik uitemate tengah digencarkan ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Silakan bagi artikel ini kepada orang-orang yang Anda sayangi. Semoga artikel ini bisa membawa manfaat dan menyelamatkan banyak nyawa.

Facebook Twitter Google+ Pinterest Linkedin