Hanya Lulusan SMK, Tim Anak Muda Ini Bikin Perusahan Berskala Internasional

| 755

Dunia desain adalah salah satu bidang yang cukup menjanjikan saat ini. Hal ini terlihat dari bermunculannya berbagai usaha yang bergerak


Dunia desain adalah salah satu bidang yang cukup menjanjikan saat ini. Hal ini terlihat dari bermunculannya berbagai usaha yang bergerak di bidang ini seperti usaha percetakan digital ataupun offset, percetakan kaos, desain logo, desain web, desain interior, desain produk, dan lain sebagainya. Kemudahan untuk menyajikan jasa tersebut juga memicu banyak orang untuk usaha sendirian seperti freelance / kerja lepas. Beruntung pendidikan kejuruan di negara kita saat ini sudah mengalami perkembangan. Banyak SMK telah mulai bermunculan sehingga lulusan-lulusannya pun juga dapat menghasilkan uang dari keahlian yang mereka miliki.

Arfi’an, adalah salah satu anak muda yang mengenyam pendidikan menengah kejuruan di Salatiga. Meskipun tidak sempat mencicipi bangku kuliah, namun bukan berarti hal itu mematahkan semangatnya untuk berusaha memperbaiki hidupnya. Berawal dari kehidupan yang sangat sederhana dan modal pendidikan terakhir SMK, dia bersama adiknya mampu menunjukkan bahwa lulusan SMK pun juga mampu menjadi sukses. Bahkan belum lama ini,  desain “jet engine bracket” buatan mereka berhasil memenangkan kompetisi Global 3D Printing Design Quest yang digelar oleh General Electric, perusahaan multinasional asal Amerika Serikat.

Adalah DTECH-ENGINEERING, nama perusahaan yang dimotori oleh Arfi’an dan tim dan bergerak di bidang jasa Engineering dan Pengembangan Produk. Dtech Engineering membantu mewujudkan ide orang-orang yang ingin membuat suatu produk namun bingung cara membuatnya. Mulai dari analisa awal, desain, analisa pasar, kompetitor, dan lain sebagainya. Lalu kami juga menerima urusan manufaktur seperti membuat prototype jadi.

Adapun bidang engineering yang ditangani berupa Product Design dan Mechanical Engineering. Contohnya seperti casing iPhone, gantungan kunci, merchandise pesanan multinasional company, dll. Dtech Engineering juga pernah dipercaya untuk mendesain pesawat ultralight, chassis mobil, antena kapal besar, dan masih banyak lagi.

Keinginan mereka menembus pasar internasional hanya bermodal nekat tapi penuh perhitungan. Dari awal membentuk perusahaan, masterplan mereka adalah punya nama di pasar internasional lalu kemudian mengurusi hal-hal local.

Ketika ditanya mengapa langsung memilih pasar luar negeri, mengingat semua tim hanya lulusan SMK, Arfi’an sebagai pendiri hanya menjawab, “Masalahnya kalau kita tarung sama yang dewa langsung, kalah 8 kali dan pertarungan yang ke 9 itu menang, kan bisa langsung jadi dewa. Nah, lebih cepat belajarnya dengan cara seperti itu, anggap saja 8 kali kalah itu belajar. Daripada mesti bertapa bertahun-tahun dan nggak ada juga jaminan bakal jadi dewa,  haha.”

Awal pemasaran mereka hanya ikut pada situs freelancer dan mengejar-ngejar klien hingga berhasil mendapatkan klien pertama. Dan kini, saingan pasar Dtech Engineering berasal dari beberapa Negara maju seperti Amerika, India, sampai Eropa.

Apa yang mereka lakukan di waktu-waktu awal agar klien  percaya? Arfi’an menjawab, “Yah pokoknya modal nekat sama jujur aja sih. Jadi umpamanya ketika saya ditanya “Bisa nggak buat seperti ini?”, lalu saya jawab, “Bisa”. Trus selanjutnya ketika ditanya “Pernah buat?”, lalu saya jawab, “Belum, tapi saya mau belajar. Saya tahu intinya dan saya yakin saya bisa.”. Selanjutnya deal deh. Global market itu isinya inovasi. Inovasi itu membuat barang yang belum pernah dibuat. Jadi ya asal keras kepala mau belajar, pasti bisa.”

Kini, Dtech Engineering sedang mengerjakan sekitar sepuluh proyek. “Untuk yang engineering services, kami sedang mengerjakan design ultralight aircraft untuk pasar Jerman, Canada dan Inggris. Beberapa desain saya sebelumnya untuk pasar AS, ada beberapa perbedaan di desainnya. Ada juga desain mesin parkir otomatis, handheld, dll. Untuk manufaktur, kami sedang mengerjakan pulpen generasi ketiga, special purpose handle door, dan gasing & gyro.”

Facebook Twitter Google+ Pinterest Linkedin